Sikap yang
positif akan memaksimalkan kesempatan untuk merangsang pilihan motivasi
seseorang. Sebagai contoh, ketika Atasan Anda menegur atas tindakan kesalahan
Anda yang sedang terjadi, maka Anda memiliki beberapa pilihan. Anda bisa
menjadi kehilangan motivasi dengan bertindak defensif dan menjadi negatif atau
Anda memilih untuk termotivasi dengan belajar dari pengalaman dan untuk
diterapkan. Begitu juga dengan pemimpin, Ia memiliki beberapa pilihan. Ia dapat
memilih untuk tidak membentak atau mengomeli Anda dan sebaliknya untuk
menasihati Anda. Dalam menentukan pemilihan sikap, semua atasan membuat pilihan
perilaku ini setiap hari dan mereka memberikan dampak yang besar pada semangat
bekerja. Saat dimana atasan membuat pilihan yang efektif, maka hasil yang
diharapkan adalah karyawan didalam tim mereka dapat termotivasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ya terima Kasih ...