Jujurlah mengenai
apa yang Anda inginkan dalam setiap pekerjaan yang Anda lakukan dengan tim
Anda. Segala hal yang Anda lakukan dalam pekerjaan hendaknya mencerminkan diri Anda
yang sebenarnya dan apa yang Anda kehendaki. Anda memiliki kekhasan sendiri. Jika
Anda mencoba untuk menjadi seperti yang Anda diharapkan orang lain. Anda akan
terlihat palsu dan terkesan dibuat-buat, ketika Anda meniru perkataan dan
pemikiran orang lain, Anda akan terlihat seperti kaki tangan, orang yang YesMan
(Manusia yang selalu berkata Ya setiap ditanya) atau Clone (Peniru) dari sebuah
sistem. Anda mengikuti kemana angin bertiup, lari ke sana kemari, mengikuti orang
lain. Anda akan menjadi bunglon organisasiyang mengubah warna ucapannya setiap
hari, tergantung mode.
Memang tidak
mudah menjadi apa yang Anda inginkan. Anda dipaksa untuk mengetahui apa yang
harus menjadi prinsip Anda dan kemudian berpijak pada keyakinan ini. Dibutuhkan
keberanian untuk menyatakan hal yang benar. Ini berarti menegakkan kepala dan
mengatakan bahwa apa yang Anda yakini itu benar, ketimbang mencari rute yang
lebih aman dan menyembunyikan kepala agar terhindar dari tembakan.
Berusaha untuk
menjadi apa yang Anda inginkan memberikan kekuatan untuk mengarahkan perilaku
dan komunikasi sehingga orang mempercayai Anda dan mengetahui apa yang Anda
maksudkan, kerjakan, dan katakan. Dengan kata lain, Anda selalu jujur pada diri
sendiri.
Anda tidak
dapat menjadi seseorang pada satu saat dan menjadi orang lain pada hari yang
lain. Anda harus bersunguh-sungguh dengan apa yang Anda katakan dan mengatakan
apa yang Anda maksudkan. Tidak boleh ada ketidak jujuran pada pendekatan Anda,
hanya yang sesungguhnya. Begitu juga tidak boleh ada hal-hal yang disembunyikan
atau motif terselubung. Anda bersih karena Anda berterus terang.
Menjadi diri
sendiri menuntut kesadaran diri yang tinggi tentangbakat dan keterbatasan,
perasaan, dan emosi Anda, dan bagaimana semua ini berkaitan dengan prinsip,
nilai, keyakinan dan tujuan Anda. Ketiks Anda mengetahui apa yang Anda
inginkan, maka kekuatan dan kelemahan Anda menjadi semakin jelas dalam
menjalani kehidupan karena Anda selalu mencoba untuk meningkatkan kekuatan dan
memperkecil kelemahan.
Atasan yang
menjadi diri sendiri dapat sangat memotivasi, karena orang mengetahui prinsip mereka
dan seperti apa mereka itu. Mereka dapat memahami atasan seperti ini dan
berhubungan dengan mereka tanpa rasa khawatir akan ketidak seimbangan suasana
hati dan pikirannya. Saat memahami diri sendiri, Anda dapat menunjukkan diri
Anda yang seutuhnya. Dengan begitu, Anda membuka wawasan hati dan jiwa Anda. Perilaku
pribadi Anca secara sfektif merefleksikan diri sejati Anda. Ketika Anda
berbicara kepada anggota tim dan menaruh perhatian kepada mereka, itu karena
benar-benar keinginan tulus Anda bukan karena arahan dan paksaan buku teks atau
pelatihan. Ketika Anda memberi hadiah kecil kepada seseorang berupa bentuk atau
pujian, maka orang tersebut akan tahu bahwa hal itu memang murni dari Anda dan
bukan sekedar trik psikologi untuk mempersedap rasa. Ketdak jujuran, manis
mulut, kemunafikan, mendua dan pintar bicara adalah pertanyaan yang harus
diajukan kepada para pemimpin tim. Apakah mereka sudah tulus tentang diri
mereka, apa yang Anda dapatkan adalah hal yang murni menjadi diri Anda sendiri.
Anda hanya perlu menjadi diri sendiri.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ya terima Kasih ...